Proses Jamasan Keris di Sumenep Dimulai, Air Sumber Taman Sare Jadi Pembuka

GOSUMENEP.COM – Rangkaian tradisi Jamasan Keris di Kabupaten Sumenep mulai dilaksanakan dengan prosesi pengambilan air dari sejumlah sumber mata air bersejarah.

Kegiatan tahunan yang digelar oleh Paguyuban Keris Pelar Agung di Desa Aeng Tongtong ini menjadi pembuka sebelum pelaksanaan jamasan keris dan kirab budaya.

Pengambilan air diawali dari Sumber Taman Sare, Rabu (17/6/26). Selanjutnya, air diambil dari sejumlah sumber lain yang tersebar di berbagai wilayah, yakni Lembung, tempat Bindara Saod, Joar Sari, Tana Merah, Bima, Tanjung, Sera Timur, serta Tenga yang berada di kawasan Aeng Tongtong.

Ketua Paguyuban Keris Pelar Agung, Sanamo mengatakan, setiap sumber air yang digunakan dalam prosesi tersebut memiliki nilai sejarah dan filosofi tersendiri yang diwariskan secara turun-temurun.

“Ketujuh sumber air itu diyakini memiliki jejak sejarah tersendiri dan menjadi bagian penting dalam tradisi jamasan keris yang dilestarikan hingga saat ini,” ujarnya.

Tradisi pengambilan air ini menjadi simbol penyatuan nilai-nilai budaya, sejarah, dan spiritual yang melekat pada keris sebagai warisan budaya bangsa.

Air dari berbagai sumber tersebut nantinya akan digunakan dalam prosesi jamasan atau pembersihan keris yang menjadi agenda utama kegiatan budaya tahunan di Desa Aeng Tongtong.

Melalui kegiatan ini, ia berharap tradisi leluhur tetap terjaga sekaligus menjadi daya tarik budaya yang memperkenalkan Sumenep sebagai salah satu pusat perkerisan di Indonesia (*)

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like