GOSUMENEP.COM – Sumenep kembali menegaskan komitmennya dalam melestarikan budaya khas Madura melalui penyelenggaraan Festival Ojhung yang digelar rutin setiap tahun.
Pada 12 April 2026, festival ini akan berlangsung di Pantai Galung, setelah sebelumnya sukses diselenggarakan pada tahun 2025 di Pantai Badur.
Pemilihan lokasi di kawasan objek wisata bukan tanpa alasan. Selain menjaga tradisi leluhur, festival ini juga menjadi strategi efektif dalam mempromosikan potensi wisata Sumenep kepada masyarakat luas.
Pengunjung yang datang tidak hanya disuguhkan atraksi budaya yang unik dan penuh makna, tetapi juga dapat menikmati keindahan alam pesisir yang asri dan memikat.
Perpaduan antara budaya dan panorama bahari inilah yang menjadi daya tarik utama Festival Ojhung.
“Itulah tujuan pemerintah,” ujar Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, Rabu (8/4/26).
Festival Ojhung sendiri merupakan bagian dari Kalender Event Sumenep yang secara konsisten digelar setiap tahun oleh pemerintah daerah bersama komunitas lokal.
“Kolaborasi ini menjadi bukti nyata bahwa pelestarian budaya dapat berjalan seiring dengan pengembangan sektor pariwisata,” tutur Bupati Fauzi.
Bupati Fauzi menekankan agar konsep dikemas menarik, guna mampu menarik lebih banyak wisatawan, sekaligus memperkuat identitas budaya Madura di kancah yang lebih luas (*)












