GOSUMENEP.COM – Pemerintah Kabupaten Sumenep kembali menggelar Festival Jaran Serek sebagai upaya melestarikan tradisi dan budaya lokal sekaligus mendongkrak sektor pariwisata daerah.
Agenda tahunan yang telah menjadi ikon budaya ini dijadwalkan berlangsung pada 10 Mei 2026.
Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menyampaikan bahwa festival ini bukan sekadar pertunjukan seni, tetapi juga bagian penting dalam menjaga warisan leluhur agar tetap hidup di tengah masyarakat modern.
“Festival Jaran Serek rutin digelar setiap tahun sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam merawat tradisi dan budaya lokal. Selain itu, kegiatan ini juga berdampak positif terhadap peningkatan jumlah kunjungan wisatawan ke Sumenep,” ujarnya, Selasa (28/4/26).
Festival Jaran Serek dikenal dengan pertunjukan khas yang sarat nilai budaya, menampilkan atraksi kuda dengan nuansa tradisional yang memikat. Kegiatan ini selalu menarik perhatian masyarakat lokal maupun wisatawan dari berbagai daerah.
Dengan kembali digelarnya festival ini, pemerintah berharap sektor pariwisata Sumenep semakin berkembang dan mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat setempat, terutama pelaku usaha kecil dan menengah.
Masyarakat diimbau untuk turut serta memeriahkan acara ini serta menjaga kelestarian budaya yang menjadi identitas daerah (*)












