Bupati Fauzi Tekankan Event Sumenep 2026 Lebih Mendunia, Rawat Seni dan Budaya dengan Kebersamaan

GOSUMENEP.COM – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan bahwa penyelenggaraan event Sumenep tahun 2026 harus disiapkan dengan konsep yang matang, berkelas, dan berorientasi mendunia.

Event tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga ruang perawatan seni budaya, penggerak ekonomi, serta wadah aspirasi komunitas.

Menurut Bupati Fauzi, Sumenep memiliki kekayaan seni dan budaya yang luar biasa dan harus terus dirawat melalui event yang berkesinambungan.

Selain menjaga warisan budaya, event juga menjadi sarana regenerasi seniman dan pelaku kreatif lokal agar tetap tumbuh dan relevan dengan perkembangan zaman.

“Event Sumenep bukan sekadar seremonial. Ini adalah upaya merawat seni dan budaya, membuka ruang regenerasi, sekaligus memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM,” tegasnya, Jumat (6/2/2025).

Ia menambahkan, event-event tersebut harus memberi ruang yang luas bagi wisatawan dan pelaku UMKM lokal untuk terlibat secara aktif.

Dengan demikian, dampak ekonomi dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat, mulai dari sektor kuliner, kerajinan, hingga ekonomi kreatif lainnya.

Tak hanya itu, Bupati Fauzi juga mendorong agar keterlibatan 38 kabupaten/kota se-Jawa Timur dihadirkan dalam rangkaian event Sumenep 2026, contohnya Madura Culture Festival.

Kolaborasi lintas daerah dinilai penting untuk memperkuat posisi Sumenep sebagai pusat kegiatan seni, budaya, dan pariwisata di Madura dan Jawa Timur.

Selain seni dan budaya, event olahraga juga menjadi perhatian serius. Mengingat banyaknya komunitas olahraga dan otomotif yang berkembang pesat, Sumenep didorong menjadi tuan rumah event olahraga berskala nasional, bahkan se-Indonesia.

Hal ini diyakini mampu menarik segmen wisatawan yang lebih luas dan beragam.
“Banyak komunitas olahraga dan otomotif yang potensinya besar. Ini peluang bagi Sumenep untuk menghadirkan event yang lebih variatif dan menarik wisatawan dari berbagai daerah,” ujarnya.

Bupati Fauzi menegaskan bahwa seluruh event yang diselenggarakan merupakan hasil dari aspirasi komunitas. Pemerintah daerah berperan sebagai fasilitator agar ide-ide kreatif masyarakat dapat terwujud secara profesional dan berkelanjutan.

Komitmen ini terbukti dari tren kunjungan wisatawan yang terus meningkat. Pada tahun 2023, dari 60 event yang digelar, jumlah kunjungan wisatawan mencapai 1.388.922 orang.

Angka tersebut meningkat pada tahun 2024 menjadi 1.700.959 kunjungan, dan kembali naik signifikan di tahun 2025 dengan total 1.901.790 kunjungan wisatawan.

Dengan capaian tersebut, Bupati Fauzi optimistis Event Sumenep 2026 akan menjadi tonggak penting dalam penguatan identitas budaya, peningkatan ekonomi masyarakat, serta promosi pariwisata Sumenep ke tingkat nasional dan internasional (*)

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like