Festival Ketupat di Sumenep, Tradisi yang Terus Dilestarikan

GOSUMENEP.COM – Sumenep kembali menunjukkan kekayaan budayanya melalui gelaran Festival Ketupat yang berlangsung meriah di Pantai Lombang, Kecamatan Batang-Batang, Kamis (26/3/26).

Kalender Event Sumenep 2026 ini diikuti oleh 130 peserta yang terdiri dari perwakilan dinas serta masyarakat umum, mencerminkan antusiasme tinggi dalam melestarikan tradisi lokal.

Festival ini menjadi salah satu bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjaga warisan budaya agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.

Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Sumenep, Faruk Hanafi, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai upaya memperkuat identitas budaya masyarakat.

Rangkaian acara diawali dengan penampilan musik Tongtong “Megaremmeng” yang berhasil membangkitkan semangat para peserta dan pengunjung.

Alunan musik tradisional tersebut menjadi pembuka yang menggambarkan kekayaan seni khas Madura. Pamdas dangdut turut memeriahkannya.

Setelah itu, acara resmi dibuka dan dilanjutkan dengan tradisi “topak lober”, sebuah prosesi yang sarat makna kebersamaan dan rasa syukur.

Suasana semakin semarak ketika perlombaan membuat orong ketupat digelar.

Para peserta menunjukkan kreativitas dan keterampilan mereka dalam menganyam janur menjadi ketupat dengan berbagai bentuk menarik.

“Festival Ketupat ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana edukasi bagi generasi muda agar tetap mengenal dan mencintai tradisi leluhur,” ujar Faruk Hanafi.

Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan nilai-nilai budaya lokal dapat terus diwariskan dan menjadi daya tarik wisata yang membanggakan bagi Kabupaten Sumenep (*)

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like